Sedang Online

We have 5 guests and no members online

 Kami siap melayani Anda...!!!
Support Online
 Nama  :

 Habibie

 Tlp

:

 081318915800

Email  :  habibie.kontainer@gmail.com
  Nama
:  Hendra F Bukit
  Tlp :  085212110141
 Email
:  hendracontainer01@gmail.com
    
   
     
     

  BISA MENGHUBUNGI VIA;

 - Phone

 - Email

 - Whats Up


 

 

Sejarah Container

CONTAINER

 

 

Container adalah Peti yang terbuat dari logam yang memuat barang-barang yang lazim disebut muatan umum (general cargo) yang akan dikirimkan melalui laut. 

Berbeda dengan cara pengangkutan dengan kapal konvensional, maka sejak pemuatan sampai kepada pembongkaran, barang2 yang dikirim dengan peti kemas tidak dijamah orang, karena dengan peti itu, barang dimuat ke atas kapal dan dengan peti itu pula barang diturunkan ke darat.
       
Awalnya peti kemas hanya berupa kotak yang hanya bisa di isi melalui salah satu ujungnya, namun perkembangan selanjutnya membutuhkan peti kemas yang dapat juga diisi dari atas (top loading), peti kemas setengah tinggi, lapis nylon dan berpintu samping. Hadirnya Petikemas sejak awal abad lalu (tahun 1950) merupakan titik awal revolusi dalam bidang transportasi, baik laut,udara maupun darat. Bahkan yang lebih hebat lagi, peti kemas yang sebenarnya hanya alat bantu dalam pelayaran khususnya, dan transportasi pada umumnya,telah merombak secara total sistem transportasi didunia.

Efisiensi containerization untuk mengangkut barang-barang konsumsi dan bahan baku tertentu telah memfasilitasi pertumbuhan perdagangan internasional. Efisiensi yang signifikan dalam kemasan dan penanganan telah meningkatkan produktivitas dan mengurangi kerusakan yang mengakibatkan pertumbuhan yang signifikan dalam volume.
Setiap Kontainer dan chassis memiliki identitas yang unik alpha numerik yang dapat dihubungkan kepada pemilik atau perusahaan operasi. Ini membantu dengan unit pelacakan yang terkait dengan pengiriman spesifik dan visibilitas memungkinkan seluruh rantai pasokan.

Kalangan pelayaran internasional sudah lama merasakan hambatan yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan bongkar muat yang hanya mencapai 1000 ton per hari untuk muatan umum (general cargo). Selain itu biaya tenaga kerja yang merupakan bagian terbesar dari pengeluaran untuk keperluan operasional, menunjukan kenaikan yang cepat di hampir seluruh negara di dunia. Hal ini berarti bahwa waktu yang diperlukan untuk berlabuh menjadi lebih lama, frekwensi pelayaran menjadi rendah, dan produktifitas angkutan menjadi rendah pula. Sedangkan dilain pihak biaya operasional pelayaran bertambah meningkat. Gagasan penggunaan kontainer merupakan usaha-usaha ke arah pemecahan masalah kelambatan bongkar muat yang pada akhirnya merupakan perombakan pola pengangkutan laut pada umumnya.

Pada pertengahan tahun 1950 an, Malcolm Mc Lean, pemilik perusahan angkutan truk Sea Land memperkenalkan sistem pengangkutan petikemas di atas truk, dengan latar belakang mengikutsertakan truk diatas kapal. Perusahaan sea land yang melakukan operasinya antara puerto rico dan pantai timur AS kemudian diikuti Matson yang memperkenalkan angkutan petikemas dari hawaii ke pantai timur AS. Di Indonesia sendiri, perkembangan petikemas baru dimulai sejak tahun 1970 an yang ditandai dengan adanya kapal dan pelabuhan petikemas pertama di indonesia.

Kapal full container pertama di indonesia adalah KM Gloria Express yang berbobot mati 7.670 DWT milik perusahan pelayaran samudera PT.Gesuri Lloyd. Pada tanggal 12 mey 1980 kapal ini melakukan pelayaran perdananya dari tanjung priok menuju korea,hongkong dan jepang. Kapal ini di buat tahun 1979 di galangan kapal singapore ship building & Engineering Ltd. Dengan desain dari jerman barat.


Keuntungan Menggunakan Container
Keuntungan penggunaan peti kemas dalam pengangkutan barang lewat laut adalah:
1.Muat bongkar barang dapat dilakukan dengan cepat dibandingkan dengan sistem pengepakan konvensional.

2.Penurunan presentase kerusakan karena barang-barang disusun secara mantap dan hanya disentuh pada saat pengisian maupun pengosongan peti kemas tersebut.

3.Berkurangnya presentase barang-barang yang hilang akibat dicuri ( theft & pilferage) karena barang2 tsb tertutup dalam petikemas tersebut.

4.Memudahkan shipper yang bila perlu dapat menyimpan barangnya kedalam petikemas di arena pergudangannya sendiri. Si penerima pun dapat mengawasi pembongkaran di arena pergudangannya sendiri ( door to door service)

5.Dapat dihindarkan pencampuran barang barang yang sebenarnya tidak boleh bercampur satu sama lain.

Manfaat Container         
Kapal-kapal konvensional yang tadinya memegang peranan penting, dalam angkutan break bulk cargo, kini telah digantikan oleh kapal-kapal petak cellular ship, mother vessel, dan full container ship. Jalan-jalan raya telah berubah menjadi Highway yang mudah dijelajahi oleh truck atau trailer petikemas untuk pelayanan angkutan door to door service. Gerbong-gerbong kereta api sudah dimodifikasi untuk angkutan peti kemas. Era ini kita sebut dengan era kontenerisasi, atau jaman jayanya peti kemas.

Volume angkutan dengan menggunakan Container, makin lama makin memegang peranan penting, dibandingkan dengan volume angkutan dengan kemasan konvensional dan kapal-kapal konvensional. Karena itu, wajar sekali bila pihak-pihak yang berhubungan dengan masalah angkutan barang, mempelajari dengan seksama tentang perpetikemasan, khususnya yang menyangkut tata cara yang berlaku dalam mengirim barang maupun menerima barang ekspor-impor dengan memakai kemasan peti kemas.

Manfaat paling besar dari Container adalah : 
Semakin  lancarnya lalulintas barang dalam perdagangan internasional.                    
Hal ini terjadi karena proses bongkar muat menjadi sangat cepat. Arus barang dari produsen ke konsumen menjadi sangat cepat karena dimungkinkannya door to door service. Gangguan dalam kelancaran arus barang ini akan berpengaruh langsung pada stabilitas ekonomi Nasional, begitupula pada kelancaran pembangunan,yang akhirnya akan membawa dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi nasional.